Embung Irigasi Terbukti Mampu Tingkatkan Ketahanan Pangan Kabupaten Malang

Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna (batik merah) memaparkan potensi ketahanan pangan di Kabupaten Malang kepada tim Kemendes di Pendopo Agung Kabupaten Malang. (foto: Imam Syafii/ MalangTIMES)
Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna (batik merah) memaparkan potensi ketahanan pangan di Kabupaten Malang kepada tim Kemendes di Pendopo Agung Kabupaten Malang. (foto: Imam Syafii/ MalangTIMES)

KEDIRITIMES, MALANG – Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna getol dalam menjalankan program strategis untuk membangun masyarakat yang Madep, Manteb dan Manetep. Salah satu programnya yakni pembangunan embung irigasi pertanian untuk meningkatkan dan mengoptimalkan bidang ketahanan pangan di wilayah yang memiliki 33 kecamatan tersebut.

Hal itu dibeberkan dalam pemaparannya ketika menyambut kunjungan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Pertanian dan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi di Ruang Peringgitan Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jalan Agus Salim No.7, Kota Malang, Jumat (6/10/2017).

Kedatangan rombongan yang dipimpin Direktur Sarana Prasarana Desa Ditjen PPMD Kemendesa, PDT dan Transmigrasi, Rosyidah Rachmawaty itu disambut hangat Rendra Kresna dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Malang.

Bupati Malang, Rendra Kresna mengatakan Pemerintah Kabupaten Malang terus bergeliat dengan beragam program untuk menyukseskan dan mengoptimalisasikan program pilar prioritas yaitu mengentaskan kemiskinan, melestarikan lingkungan dan meningkatkan pariwisata.

"Kedatangan dari tim Kemendes ini harus saling sinergi dengan program pemerintah daerah untuk meningkatkan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Malang. Melalui beragam program pembangunan embung irigasi lahan pertanian sebagai langkah-langkah strategis mendongkrak surplus pangan," kata pria nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Malang itu.

Menurutnya, kondisi ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Malang sangat melimpah ruah, sehingga keadaannya masih mengalami surplus dan ketahanan pangannya masih bagus.

"Ketahanan pangan di Kabupaten Malang masih bagus dan cukup, bahkan kami bisa menyuplai program ketahanan pangan nasional. Luar biasa sekali potensi ketahanan pangan kita,” ungkap suami Jajuk Rendra Kresna itu.

Pria berkacamata ini menegaskan dalam rangka menjaga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Malang harus ada sinergitas dinas terkait dan pemerintan pusat untuk menyukseskan porgram ketahanan pangan nasional.

"Kesuksesan Pemkab Malang dalam menjaga ketahanan pangan, salah satunya dengan mengembangkan program produktivitas pertanian diantanranya penyediaan embung - embung, pembuatan saluran irigasi sawah, dan penangkap air yang ada di 13 titik lahan di Kabupaten Malang, untuk mengairi lahan petani," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Sarana Prasarana Desa Ditjen PPMD Kemendesa, PDT dan Transmigrasi, Rosyidah Rachmawaty mengatakan bahwa, kunjungan kerja ini dalam rangka untuk monitoring dan evaluasi mendapatkan data dukung dalam rangka penyempurnaan rancangan Inpres tentang percepatan penyediaan embung kecil dan bangunan penampung air lainnya di desa.

“Tujuan kami yaitu guna mewujudkan upaya sinergi dan keterpaduan pusat dan daerah dalam merencanakan pengembangan dan pengelolaan sumber daya air di bidang ketahanan pangan dan pertanian,” jelasnya.

Selain itu, petani di Kabupaten Malang sudah membangun embung kecil dan bangunan penampung air di lahan persawahan. Melalui dana desa bangunan seperti itu akan dapat dibangun lebih banyak lagi untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan pendapatan masyarakat desa, terutama bagi petani.

Pewarta : imam syafii
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
Redaksi: redaksi[at]kediritimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]kediritimes.com | marketing[at]kediritimes.com
Top