Lewat Media Sosial, Cara Cepat Pemkot Batu Kenalkan Wisata

Salah satu wisatawan sedang ber-swafoto bintang di Coban Putri, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Salah satu wisatawan sedang ber-swafoto bintang di Coban Putri, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

KEDIRITIMES, BATUSeiring dengan berjalannya waktu, wisata di Kota Batu terus berkembang. Mulai wisata alam hingga buatan. Tercatat jutaan wisatawan mengunjung Kota Batu sepanjang tahun. 

Namun, semua itu belum membuat Pemkot Batu berpuas diri. Pemkot Batu tetap gencar melakukan promosi wisata. Tujuannya meningkatkan angka kunjungan wisatawan.  

Beragam cara untuk memikat wisatawan dilakukan Pemkot Batu. Salah satu dengan cara promosi di media sosial (medsos).

Ya, media sosial dianggap cara cepat agar wisatawan bisa mengenal wisata alam dan buatan di Kota Batu. Terlebih jika wisata itu terus memberikan suguhan fasilitas terbaru.

“Seiring berkembangnya teknologi, melalui media sosial, cara promosi paling ampuh untuk membantu perkembangan wisata di Kota Batu,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu Imam Suryono.

Apalagi setiap kali wisatawan tidak ketinggalan untuk mengunggah foto dibsetiap akun media sosialnya. Dan karena itu, aku media sosial wisatawan juga membantu mempromosikan wisata Kota Batu. “Misalnya sekarang orang datang ke tempat wisata di Kota Batu, hampir semuanya swafoto untuk mengabadikan momen yang cantik itu,” imbuhnya, Jumat (29/6/2018).

Melihat dari pengalaman sebelumnya, seperti wisata di Coban Rais atau Batu Flower Garden (BFG), wisata itu dikenal bermula karena ada wisatawan yang mengunggah foto di akun media sosial. “Karena memang tempat wisatanya unik dan berbau alam, dengan cepat foto menjadi sorotan. Dari situ akhirnya wisatawan banyak yang datang,” kata pria yang juga staf ahli Pemkot Batu ini.

Oleh sebab itu, tidak hanya Pemkot Batu yang menyuguhkan informasi di media sosial. Masing-masing pengelola tempat wisata juga telah memiliki media sosial. Hal itu dilakukan menjadi salah satu promosi cepat untuk mendatangkan wisatawan.

Sementara itu, hingga saat ini, kurang lebih ada sejumlah 12 desa wisata yang mengembangkan potensi di setiap desanya agar bisa menjadi pilihan wisatawan. Ke-12 desa ini menyuguhkan wisata yang menarik dengan nuansa kekinian atau instagramable. (*)

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Batu TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]kediritimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]kediritimes.com | marketing[at]kediritimes.com
Top