Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kediri Temukan Hewan Kurban tak Layak Sembelih

Petugas dari DKPP Kota Kediri Ketika Melakukan pemeriksaan pada hewan qurban disalah satu peternak sapi  dan Kambing Kediri di Kota Kediri. (Foto: B. Setioko/JatimTIMES)
Petugas dari DKPP Kota Kediri Ketika Melakukan pemeriksaan pada hewan qurban disalah satu peternak sapi dan Kambing Kediri di Kota Kediri. (Foto: B. Setioko/JatimTIMES)

KEDIRITIMES – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri mengadakan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pedagang hewan yang berada di Kota Kediri, Kamis (16/8/2018). Tujuannya untuk mengantisipasi adanya penyakit menular serta memastikan kesehatan pada hewan kurban. "Agenda hari ini ada 7 titik yang kita kunjungi. Selain mengunjungi padagang hewan kita juga mengunjungi beberapa kandang sapi milik pengusaha yang berada di Kelurahna Campurejo, Kota Kediri," kata DRH Pujiono Kasi Kesmavet DKPP Kota Kediri.

Dalam sidak kali ini DKPP petugas mendapati beberapa temuan di antaranya satu sapi yang belum memenuhi syarat kurban. Karena belum cukup umur serta terjangkit penyakit kulit serta satu ekor kambing yang terjangkit mata es.

"Untuk beberapa temuan ini seluruhnya masih bisa diatasi. Seperti mata es itu biasanya diobati dulu dua minggu setelah sembuh baru kita perbolehkan untuk menjualnya," jelas DRH Pujiono.

Selain itu lanjut Pujiono mengatakan, di Hari Raya Idul Adha kali ini, menurutnya penjualan kambing di Kota Kediri mengalami penurunan drastis dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. "Pada tahun kemarin kami periksa ada 20 titik, tetapi hari ini kita hanya memeriksa sekitar 7 titik saja" ucapnya.

Penurunan jumlah pedagang kambing menurut Pujiono menduga, lantaran mulai banyaknya penjualan secara online hewan kurban. Selain itu juga banyaknya giat arisan hewan kurban yang saat ini mulai ramai peminat.

"Kalau lihat trend, sekarang ini transaksinya mulai berpindah ke online karena mungkin dirasa lebih simpel," ujarnya.

Lebih lanjut, setelah selesai melakukan pemeriksaan, petugas DKKP lalu memberikan tanda khusus untuk pedagang yang telah menjual hewan dalam keadaan baik dan tanpa penyakit. "Setelah selesai dan hasilnya bagus untuk hari ini kita akan memasang pamflet telah diperiksa dan dalam pamflet tersebut ada stampel dari DKKP". Tukas DRH Pujiono.

Pewarta : Bambang Setioko Kediri TIMES
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Kediri TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]kediritimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]kediritimes.com | marketing[at]kediritimes.com
Top