Mahasiswa Asal Surabaya Dikabarkan Hilang saat Mendaki Gunung Butak

Para petugas BPBD Kota Batu dibantu tim SAR dan relawan saat akan melacak keberadaan mahasiswa asal  Surabaya yang dikabarkan hilang kontak saat mendaki Gunung Butak. (Foto: BPBD Kota Batu for MalangTIMES)
Para petugas BPBD Kota Batu dibantu tim SAR dan relawan saat akan melacak keberadaan mahasiswa asal Surabaya yang dikabarkan hilang kontak saat mendaki Gunung Butak. (Foto: BPBD Kota Batu for MalangTIMES)

KEDIRITIMES, MALANG – Danang Wasis Mahendra, salah satu mahasiswa Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS), dikabarkan hilang kontak saat mendaki Gunung Butak di kawasan Kota Batu. Danang mendaki gunung yang merupakan rangkaian Gunung Kawi-Panderman itu sejak Senin (5/11/2018) lalu. 

Berdasarkan informasi yang diterima MalangTIMES, Danang yang merupakan warga Jalan Dinoyo Sekolahan II No 40A Surabaya itu mendaki bersama teman-temannya. Sebelum melakukan pendakian, Danang sempat memberi kabar kepada keluarganya kalau dia mampir di salah satu kos temannya di Malang. 

Kepada keluarga, Danang tidak menceritakan detail rencananya. Termasuk dengan siapa berangkat, nomor telepon teman-temannya, juga rencana waktu pendakian. Menurut pihak keluarga, Danang juga baru pertama mendaki gunung tersebut. Ponsel Danang sendiri terakhir aktif pada Senin siang sekitar pukul 14.32 WIB. 

Keluarga pun melaporkan hal tersebut langsung ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu. "Informasi yang kami terima, betul ada pendaki yang hilang kontak. Saat ini BPBD, petugas Perhutani, dan relawan masih berkoordinasi di pos pantau pendakian Gunung Butak untuk operasi pencarian," ungkap Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Achmad Choirur Rohim.

Rohim mengungkapkan, untuk informasi lanjutan, pihaknya masih mengecek dan memantau di pos pendakian Gunung Panderman. "Tadi pagi pihak keluarga sudah menghubungi BPBD Batu dan Basarnas untuk info lebih lanjut. Termasuk sudah kita cross check ciri-ciri sepeda motor yang dikendarai Saudara Danang ada di pos parkiran sepeda motor," terangnya. 

"Jam 14.00 WIB tadi, BPBD, dan rekan-rekan Perhutani, PMI, dan potensi SAR sudah menuju pos 1 untuk pendalaman informasi," tambahnya. Untuk kondisi terakhir, dikabarkan posisi Danang sudah ditemukan dan tengah dievakuasi turun ke pos keberangkatan pendakian. (*)

 

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]kediritimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]kediritimes.com | marketing[at]kediritimes.com
Top