Trend Mode Fashion 2019, Melahirkan Dua Sisi yang Berbeda Terang dan Gelap

Leny Agustin seorang desainer perancang busana terkenal. (eko Arif s /JatimTimes)
Leny Agustin seorang desainer perancang busana terkenal. (eko Arif s /JatimTimes)

KEDIRITIMES – Berbicara tentang trend fashion memang tidak ada habisnya, setiap orang khususnya yang berprofesi di dunia fashion pasti memiliki pandangan pribadi tentang seperti apa fashion yang akan hits di tahun depan.

Fashion merupakan gaya hidup yang tanpa kita sadari selalu kita ikuti perkembangannya walaupun tidak selalu baru karena tidak jarang trend fashion malah mundur ke beberapa tahun terakhir.

Bersaing dalam dunia fashion yang notabene dipengaruhi terus oleh perubahan mode pakaian.

Dibutuhkan kreativitas baru dari para desainer untuk dapat bertahan di dunia ini.

Kemajuan teknologi di prediksi akan mempengaruhi dunia mode di tahun 2019 mendatang. 

Optimisme dan keresahan masyarakat dalam menaggapi isu kecerdasan buatan.

"Fashion Designer Indonesia akan melahirkan dua sisi yang berbeda, yakni terang dan gelap kesuraman," hal tersebut diungkapkan Leny Agustin usai menggelar Dhoho Street Fashion 2018 di taman Sekartaji.

Menurutnya, warna terang mewakili optimisme masyarakat terhadap kemajuan teknologi yang semakin pesat, sementara gelap menurut perempuan bergaya rambut nyentrik ini mewakili ketakutan masyarakat dengan terciptanya banyak robot dan sebagainya yang dianggap akan membunuh peran dan pekerjaan mereka.

“Ada optimisme, ada pula keresahan masyarakat menanggapi isu kecerdasan buatan ini. Bagiamana ya kedepannya? Bagaimana kalau semua digantikan dengan robot? Bagaimana pekerjaan kita nanti?,” namun tetap menarik menurut wanita yang baru saja menyelesaikan pendidikannya di Pascasarjana Institute Kesenian Jakarta (IKJ) ini.  

Pandangan itu pun yang coba diaplikasikan dalam 24 busana karya tebarunya, yang dipamerkan dalam gelaran 4th Dhoho Street Fashion – Warisan Agung Panji Sekartaji di Taman Sekartaji, Kota Kediri.

Bagi Lenny Agustin mengikuti tren yang sedang berlangsung adalah penting namun jangan sampai meninggalkan ciri khasnya. 

Walaupun karyanya selalu mencerminkan semangat muda dan energik tetapi Lenny  tak ingin meninggalkan kekayaan budaya Indonesia. 

Pewarta : Eko Arif Setiono
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Kediri TIMES
-->