Kembangkan Olahraga Pencak Silat PWPN Jatim Gembleng Pelatih

Anggota Pagar Nusa memperagakan pencak silat. (eko Arif s /JatimTimes)
Anggota Pagar Nusa memperagakan pencak silat. (eko Arif s /JatimTimes)

KEDIRITIMES – Sebagai bentuk komitmen pengembangan olahraga pencak silat, Pengurus Wilayah Pagar Nusa (PWPN) Jawa Timur menggelar pelatihan bagi para pelatih. Diharapkan, Pagar Nusa sebagai olahraga pencak silat mampu memunculkan atlet handal sampai mampu go internasional.

Pelatihan ini digelar selama dua hari, Bertempat di Aula Kampus Universitas Islam Kadiri (UNISKA) yang diikuti ratusan pelatih Pagar Nusa se-Karisidenan Kediri. Pelatihan ini dibuka langsung oleh Staf Khusus Kementerian Pemuda dan Olahraga Bidang Komunikasi dan Kemitraan Anggia Ermarini.

Ditemui usai pembukaan acara, Sekretaris PWPN Jawa Timur Sholahuddin Fathurrohman mengatakan, selama ini Pagar Nusa hanya diidentikkan dengan Pencak Dor sebagai tradisi. Namun ke depan, diharapkan para pendekar Pagar Nusa mampu merambah ke jalur prestasi.

"Ini merupakan embrio awal membina atlet berprestasi untuk Pagar Nusa (PN). Kalau sebelumnya PN hanya identik dengan Pencak Dor karena memang tradisi, tapi sekarang kami merambah ke jalur prestasi. Dan ternyata kami punya banyak atlet yang sanggup menciptakan itu. Mental tarung kita sudah punya, tinggal kita tata dan atur untuk maju merebut prestasi. Nah sebelum itu, maka kita ciptakan para pelatih," kata Sholahuddin.

Selama ini, dirinya menyebut baru dua atlet dari Pagar Nusa yang lolos di dalam kancah kompetisi internasional. Seperti Malaysia Competition dan Bangkok Competition atlet Pagar Nusa berhasil memperoleh juara.

Seusai pelatihan ini diselenggarakan, para pelatih akan ditempatkan di berbagai tempat. Seperti pondok pesantren, sekolah-sekolah, dan tempat lain yang berpotensi untuk mengembangkan cabang olah raga Pagar Nusa.

"Kita akan tentukan dan kirimkan para pelatih ini ke tempat-tempat tertentu, bahwa ini adalah pelatih dari kita. Mereka adalah yang memiliki sertifikasi dan standarisasi atlet pencak silat. Sehingga kita tidak khawatir lagi kehabisan pelatih," ungkapnya.

Sementara itu, usai membuka secara resmi pelatihan tersebut Staf Khusus Kementerian Pemuda dan Olahraga Bidang Komunikasi dan Kemitraan Anggia Ermarini memberi apresiasi penuh. Dirinya menyebut bahwa pemerintah akan memberikan perhatian khusus untuk mengembangkan cabang olahraga pencak silat seperti Pagar Nusa sampai go internasional.

Namun demikian diakuinya bahwa Menpora tidak mampu membina secara mandiri. Untuk itu, pihaknya menyebut bahwa Menpora sedang mengusahakan agar BUMN bisa melakukan pembinaan dan pendanaan.

"Hari ini kita melakukan pelatihan  bersama Pagar Nusa agar para pelatih memiliki standart yang bagus. Tidak hanya standart berolahraga, namun juga mampu menjadikan anak didik punya minat dan prestasi. Sehingga Pencak Silat bisa tembus gos internasional" jelas Anggia.

Selain itu, usaha untuk memasukkan pencak silat sebagai cabang olahraga di dalam olimpiade semakin digencarkan. Salah satunya adalah mendorong memasukkan cabang olahraga ini di dalam olimpiade 2020 di Jepang.

"Kita sudah datang ke Jepang dan berbagai negara untuk meminta dukungan mereka bahwa pencak silat ini masuk ke dalam olimpiade. Kita juga sudah mendapat dukungan dari Eropa Timur dan Asia pasti. Hanya beberapa negara lain masih butuh pendekatan yang lebih intensif," pungkasnya.

Pewarta : Eko Arif Setiono
Editor : A Yahya
Publisher : Yogi Iqbal
Sumber : Kediri TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]kediritimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]kediritimes.com | marketing[at]kediritimes.com
Top