Ketum PPP: "Sandi Sering ke Malang Karena Jokowi Terlalu Kuat"

Ketua Umum DPP PPP M Romahurmuziy saat memberi keterangan terhadap awak media saat berkunjung ke Kota Malang, Selasa (17/12/2018) (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Ketua Umum DPP PPP M Romahurmuziy saat memberi keterangan terhadap awak media saat berkunjung ke Kota Malang, Selasa (17/12/2018) (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

KEDIRITIMES, MALANG – Ketua Umum DPP PPP M Romahurmuziy optimis jika pasangan Jokowi dan Makruf Amin yang diusung dalam Pilpres 2019 akan menang telak di Jatim, terutama Malang Raya. Karena berkaca pada Pemilu 2014, Jokowi mengantongi suara yang cukup telak dibanding lawannya saat itu.

"Kami tim kampanye nasional maupun daerah sangat optimis Pak Jokowi dan Kiai Maruf Amin dapat suara banyak di Malang Raya, minimal 70 persen lah," katanya pada wartawan saat melakukan kunjungan ke Kota Malang, Senin (17/12/2018).

Menurutnya, kemenangan Jokowi di Malang Raya sangat terbuka. Jika di 2014 basis suaranya sangat kuat, maka tahun depan dipastikan lebih kuat karena posisi Jokowi sendiri adalah incumbent. Selain itu, komposisi partai pengusung Jokowi di Malang Raya juga dilihat sangat kuat. Sehingga ia sangat optimis kemenangan akan diraih Jokowi.

Sementara menanggapi seringnya calon Wakil Presiden nomor urut dua, Sandiaga Uno berkunjung ke Malang Raya, pria yang akrab disapa Rommy itu menilai jika hal itu dilakukan karena pihak lawan berusaha menggerus kekuatan suara Jokowi. Namun dia tetap optimis, upaya untuk menggerus itu tidak dapat dilakukan karena basis kekuatan pendukung Jokowi di Malang Raya cukup kuat.

"Dia (Sandiaga Uno; red) sering ke Malang karena posisi Pak Jokowi di sini terlalu kuat. Dan berusaha menggerusnya, tapi insya Allah pak Jokowi tetap kuat suaranya," imbuh pria yang juga Anggota Dewan Penasihat Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf itu.

Lebih jauh dia menyampaikan jika pekerjaan umum tim kampanye nasional dan daerah saat ini di Jawa Timur adalah daerah Madura dan Tapal Kuda. Karena di Pilpres 2014, suara Jokowi jatuh dan saat ini sudah dilakukan upaya memutar haluan untuk kemenangan pasangan nomor urut satu itu.

"2014 penghalang Jokowi salah satunya adalah PPP, dan sekarang kami merubah haluan itu. Saya sudah bertemu ulama dan Kiai di Madura untuk meluruskan label yang ditancapkan tim lawan ke Pak Jokowi seperti antek asing dan anti Islam. Dan responnya sangat hangat dan diterima dengan sangat jernih," pungkas Rommy.

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]kediritimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]kediritimes.com | marketing[at]kediritimes.com
Top