Benarkah Nabi Muhammad Masih Hidup saat Islam Masuk ke Indonesia?

Kitab kuno asal Tiongkok menyebut bahwa perkampungan Arab sudah ditemukan sejak masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya di Nusantara. (Istimewa).
Kitab kuno asal Tiongkok menyebut bahwa perkampungan Arab sudah ditemukan sejak masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya di Nusantara. (Istimewa).

KEDIRITIMES, MALANG – Beberapa catatan sejarah menuliskan, Islam masuk ke Indonesia kali pertama pada abad ke 14 Masehi melalui peran para pedagang Gujarat, India. Tetapi meski begitu, teori sejarah tentang kapan masuknya Islam ke neger negeri i ini masih banyak diperdebatkan.

Pendapat lain menyatakan jika jauh sebelum Nabi Muhammad menerima wahyu, telah terjadi kontak dagang antara pedagang China, Nusantara, dan Arab. Jalur perdagangan selatan tersebut sudah ramai saat itu.

Dilansir dari channel youtube Info hithot, arkeolog dan pakar sejarah kenamaan Profesor Peter S. Bellwood dalam penelitiannya menemukan bukti bahwa sebelum abad ke 5 Masehi, beberapa jalur perdagangan utama dunia telah tercipta. Salah satunya menghubungkan Nusantara dengan beberapa negara seperti China.

Penelitian lain menyampaikan jika pedagang Arab sudah menginjakkan kaki di Nusantara sejak abad ke-5 Masehi. Pedagang Arab singgah ke Nusantara saat memiliki keperluan berdagang ke China. Jadi dapat dikatakan jalur perdagangan di wilayah selatan saat itu adalah Arab, Nusantara, dan China.

Hal itu diperkuat dengan dokumen kuno asal Tiongkok  yang menyebutkan bahwa pada sekitar tahun 625 Masehi, di pesisir pantai Sumatera telah ditemukan perkampungan Arab atau muslim yang masih dalam kekuasaan Kerajaan Sriwijaya. Wilayah perkampungan tersebut dikenal dengan istilah Barus.

Jika bukti itu memang benar, maka Islam masuk ke Nusantara hanya berjarak 15 tahun setelah Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertamanya. Atau 9,5 tahun sejak Rasulullah melakukan dakwahnya secara terang-terangan. Sebab, Rasulullah Muhammad menerima wahyu pertama atau diangkat menjadi nabi  pada 610 Masehi atau 13 tahun sebelum terjadi peritiwa hijrah ke Madinah.

Itu sebabnya, beberapa pakar sejarah Islam di dunia yakin bahwa Islam masuk ke Nusantara saat Nabi Muhammad SAW masih hidup dan berdakwah di Makkah dan Madinah. Bahkan, beberapa pedagang dari Nusantara juga diperkirakan bertemu langsung dengan Nabi Muhammad saat berniaga di negeri Arab saat itu.

 

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]kediritimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]kediritimes.com | marketing[at]kediritimes.com
Top