Tentukan Ayah Biologis Bayi yang Meninggal di Kloset Puskesmas, Polisi Akan Tes DNA

Kloset tempat ditemukanya bayi dan ibunya. (foto : dok pol)
Kloset tempat ditemukanya bayi dan ibunya. (foto : dok pol)

KEDIRITIMES, TULUNGAGUNG – Meski sudah memeriksa saksi-saksi dalam kasus dugaan pembunuhan bayi di Puskesmas Kauman,  Tulungagung, pihak kepolisian belum mengetahui ayah biologis dari bayi itu.  

Si ibu bayi (sebut saja Rosa, 16), yang masih siswi SMA, masih lemah untuk dimintai keterangan.  Keterangan baru bisa diperoleh dari ibu Rosa (nenek bayi). Dari penuturan ibu Rosa, diketahui jika selama ini Rosa memang menjalin hubungan dengan teman prianya, sebatas pacar. 

Hal itu terungkap saat pers release kasus dugaan kekerasan pada anak yang berujung kematian yang diduga dilakukan ibu si bayi,  Rosa. 
"Dari keterangan, ibunya membenarkan jika anaknya (Rosa)  mempunyai teman laki-laki," ujar Kapolres TulungagungnAKBP Tofik Sukendar. 

Namun untuk memastikan siapa ayah biologis bayi yang ditemukan dalam kloset di Puskesmas Kauman itu,  polisi akan melakukan berbagai upaya untuk mengungkapnya. Termasuk dengan melakukan uji DNA. "Jika memang diperlukan, akan kami lakukan uji DNA," terang kapolres. 

Dugaan pembunuhan menguat  lantaran saat ditemukan,  bayi sudah dalam kondisi bersih. Sebagian tubuh bayi berada di dalam kloset pada bagian pinggang ke bawah. 

Ceceran darah berada di sekitar kloset. Saat ditemukan,  bayi perempuan seberat sekitar 2,9 kg itu sudah dalam keadaan tak bernyawa.

Untuk memgungkap kasus ini,  polisi sudah memeriksa saksi-saksi. Yakni ibu Rosa,  bidan Puskesmas Kauman, dan petugas yang menolong membongkar kloset. 

Dari lokasi kejadian,  pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti. Yakni celana dalam warna biru, baju dengan kombinasi gambar Doraemon, jaket hitam milik Rosa yang berlumuran darah, serta kloset duduk warna putih tulang milik Puskesmas Kauman. 

Hingga saat ini polisi masih belum bisa menentukan penyebab pasti kematian bayi itu. Penyebab pasti baru bisa diketahui setelah dilakukan autopsi terhadap jasad bayi.

Sebelumnya,  seorang siswi salah satu SMA negeri di Tulungagung,  Rosa, melahirkan di WC Puskesmas Kauman Kamis (10/01) sekitar pukul 21.00 WIB. Sayang saat ditemukan,  kondisi bayi sudah meninggal dan sebagian tubuhnya berada dalam kloset. 

Pewarta : Joko Pramono
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Tulungagung TIMES
-->