Bercocok Tanam Hidroponik, Mudah, Murah dan Menghasilkan

Kebun Hidroponik milik Kades Turus, Budi Santoso. (Foto: B. Setioko/JatimTIMES)
Kebun Hidroponik milik Kades Turus, Budi Santoso. (Foto: B. Setioko/JatimTIMES)

KEDIRITIMES – Bagi orang Indonesia, sayuran adalah kebutuhan sehari-hari untuk pelengkap hidangan. Sebagian umum banyak kita ketahui para petani sayur menanam di sawah ataupun halaman. Namun bagaimana kalo tidak memiliki lahan yang cukup. Tentu hal itu harus dipikirkan.

Seperti yang dilakukan warga Desa Turus Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri ini. Mereka memanfaatkan lahan yang sempit untuk menanam sayur-sayuran dengan pola tanam hidroponik.

Hidropoik sendiri sebenarnya adalah budidaya tanaman dengan penanaman di dalam air (memanfaatkan air). Hasilnya, tanaman hidroponik ini tumbuh dengan sehat dan sangat segar.

Untuk melakukan penanaman dengan pola hidroponik ini hanya diperlukan paralon dan botol air mineral. Pola penanaman hidroponik ini dapat dilakukan di lahan yang sempit di pemukiman warga.

Budi Santoso Kepala Desa Turus Kecamatan Gurah mengungkapkan menanam sayur di media paralon atau hidroponik sangatlah mudah. Bahkan keuntungannya juga banyak. "Kerusakan tanaman dan serangan hama sangat minim bila kita menggunakan metode tanaman hidroponik," tutur Budi Santoso, Minggu (3/2/2019). 

Hidroponik ini tentunya membutuhkan nutrisi. Dan untuk mendapatkan nutrisi ia membuat pupuk buatan sendiri dari campuran pupuk organik dan pupuk seperti biasanya. Ia mengerjakan itu tidak sendiri melainkan melibatkan para pemuda karang taruna. "Ada proses benih ditanam di rockwull. Kemudian benih itu muncul baru ditaruh di lubang paralon. Airnya dan nutrisi harus stabil supaya hasil panennya memuaskan,” ungkap Kades Turus.

Untuk tubuh sehat bermula dari makanan yang sehat dan bergizi. Salah satunya tanaman sayuran dari hidroponik sangatlah penting untuk menjaga kesehatan. "Sayuran ini bisa kita jual ke pasar. Dan keuntungannya sangat memuaskan serta menjanjikan," jelas Budi. 

Usaha hidroponik ini Budi banyak menerima orderan dari luar daerah. Tak hanya itu, ia juga menerima para pemuda dari universitas yang ingin belajar cara bercocok tanam melalui hidroponik. "Dua tahun lalu saya menggunakan pola tanam hidroponik. Dan alhamdulillah banyak manfaatnya," ungkap Budi.

 

Pewarta : Bambang Setioko Kediri TIMES
Editor : A Yahya
Publisher :
Sumber : Kediri TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]kediritimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]kediritimes.com | marketing[at]kediritimes.com
Top