Peringati HPN, FKWL Gelar Diskusi Publik, Pendopo Bupati Dipenuhi Undangan

Diskusi Publik Membedah 5 Bulan Pemerintahan Bupati dan Wabup Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Diskusi Publik Membedah 5 Bulan Pemerintahan Bupati dan Wabup Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

KEDIRITIMES, JATIMES – Diskusi publik yang digelar Forum Komunikasi Wartawan Lumajang (FKWL) dalam rangka Peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2019 mendapat perhatian penuh dari masyarakat Lumajang. Acara berlangsung pada hari ini, Kamis (7/2) di Pendopo Arya Wiraraja atau Pendopo Bupati Lumajang dengan tema Membedah 5 Bulan Pemerintahan Bupati dan Wabup Lumajang. Sampai acara dimulai, udangan yang hadir diperkirakan mencapai lebih dari 500 orang.

Ketua Panitia HPN 2019, Abdul Rohman dari Kompas TV mengatakan, undangan yang diedarkan sebanyak 350 undangan. Namun ternyata sejumlah organisasi mengirim peserta lebih dari 1 orang. Akibatnya panitia sampai sampai 2 kali menambah sewa kursi untuk acara ini.

"Alhamdulillah secara umum acara ini sangat sukses, mungkin karena acara ini dikemas dalam acara diskusi publik, maka masayarakat Lumajang banyak yang ingin memberikan masukan lewat forum ini," kata Abdul Rohman.

Masih kata Abdul Rohman acara ini dihadiri oleh seluruh OPD di Lumajang, camat, Kapolsek, Danramil dan seluruh organisasi yang ada di Lumajang, Admin Group FB besar di Lumajang, termasuk sejumlah Ketua Partai Politik juga hadir dalam acara ini.
 

Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq, Wakil Bupati Lumajang Ir. Indah Amperawati,  Kapolres Lumajang AKBP Arsal Sahban, Kasdim 0821 Lumajang, Ketua Komisi A Dra. Hj. Nurhidayati dan Dekan Fakultas Hukum Unej Jember DR. Nurul Gufron, menjadi pembicara dalam acara ini.

Dalam menyampaikan materi pembuka Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq mengatakan, dalam menjalankan pemerintahan di Lumajang pihaknya turun langsung ke lapangan untuk menyelesaikan masalah. Ini dilakukan agar setiap proses penyelesaian masalah berlangsung dengan cepat.

"Kalau hanya diberikan petunjuk biasanya lama prosesnya, tapi kalau kita datang langsung ke pelayanan dan ikut membantu menata pelayanan, itu baru cepat perubahannya. Inilah yang kita inginkan, yakni pelayanan cepat," kata Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq.

Sementara itu Wakil Bupati Lumajang Ir. Indah Amperawati menyatakan komitmennya untuk melakukan revolusi Birokrasi agar ada perubahan yang cepat dalam pelayanan publik.

"Kalau hanya reformasi, saya tidak yakin perubahan ini akan cepat. Tapi yang saya lakukan adalah revolusi birokrasi. Kita ini sudah tertinggal 10 tahun, maka lompatan itu harus dilakukan dengan cara revolusi birokrasi. Target kita perubahan ini berlangsung sangat cepat," kata Wabup Lumajang Ir. Indah Amperawati.

Wabup juga mengatakan, dalam mengukur kinerjanya pihaknya menerima masukan dari media sosial termasuk menerima pesan WhatsApp. "80 persen adalah keluhan yang masuk kesaya, bukan pujian. Makanya revoluasi ini tetap akan saya lakukan," jelasnya kemudian.  

Hingga berita ini diturunkan, acara diskusi publik masih berlangsun dan sejumlah peserta sudah memberikan kritik termasuk sejumlah pertanyaan kepada Bupati dan Wakil Bupati Lumajang yang menjadi narasumber dalam acara ini. 

Pewarta : Moch. R. Abdul Fatah
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : JatimTIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]kediritimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]kediritimes.com | marketing[at]kediritimes.com
Top