Solidaritas Ulama Muda Jokowi Kediri dan Malang Gelar Doa Bersama dan Istighotsah

Ulama Muda Jokowi (Samawi) Jawa Timur usai gelar Istighotsah. (eko Arif s /JatimTimes)
Ulama Muda Jokowi (Samawi) Jawa Timur usai gelar Istighotsah. (eko Arif s /JatimTimes)

KEDIRITIMES – Para ulama muda Jawa Timur se-Karisidenan Kediri dan Malang Raya menggelar acara doa bersama dan  istighotsah di Pondok Pesantren Islam  Al-Amin Ngasinan, Kota Kediri, Kamis (7/3/19) Sore.

Selain menggelar doa bersama dan Istighotsah, mereka yang tergabung dalam Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi) ini sekaligus juga  melakukan konsolidasi untuk kemenangan pasangan calon presidan dan wakil presdiden nomer urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin.

Menurut keterangan Farid Iskandar selaku pengurus wilayah Samawi Jawa Timur, semua gus yang hadir di Pondok Pesantren Islam Al-Amin telah  sepakat untuk mendoakan agar pelaksanaan Pemilu 2019 nantiya  berjalan aman, damai, dan beradab.

Selanjutnya pihaknya akan memerintahkan semua kordinator yang ada di wilayah kota dan kabupaten mencakup zona se-Karesidenan Kediri dan Malang untuk door to door meng-counter segala bentuk informasi hoax atau clack campain (kampanye hitam) terhadap pasangan Jokowi-Ma'ruf yang gencar terjadi.

"Kami akan meng-counter dengan narasi yang sejuk dan damai serta  meyakinkan kepada masyarakat bahwa Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin layak menjadi presiden dan wakil presiden  2019- 2024," ucapnya.

Dalam memerangi hoax, para gus dan santri diimbau untuk bisa memfilter segala bentuk informasi yang masuk, baik dari media sosial maupun lainnya. "Kami semua sepakat para santri untuk bisa memfilter, terutama di media sosial mana yang hoax dan benar-bener real data," imbuh Farid.

Para ulama muda ini beralasan, pihaknya  cenderung mendukung calon presiden nomor urut 01 dikarenakan selama ini Jokowi dinilai berkomitmen telah memajukan pondok pesantren melalui program perekonomian berbasis syariah maupun kegiatan pelatihan lainnya.

"Bagaimanapun Pak Jokowi mempunyai komitmen terhadap pondok pesantren melalui berbagai bantuan, yaitu BLK dan lembaga wakaf mikro syariah. Jadi, santri tidak hanya diajarkan ajaran agama, tetapi juga diajarkan ber-entrepreneur melalui balai latihan kerja," ucapnya.

Dalam doa bersama tersebut, tidak lupa para ulama muda ini turut mendoakan para korban bencana banjir dan longsor yang terjadi di berbagai daerah saat ini. "Untuk rekan-rekan semua yang tertimpa musibah di Ngawi dan Madiun, mudah-mudahan dengan diadakannya istighotsah ini, doa kami diterima oleh Allah sehingga derita yang dialami diringankan. " tandasnya. 

 

Pewarta : Eko Arif Setiono
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Kediri TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]kediritimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]kediritimes.com | marketing[at]kediritimes.com
Top