Kawal Program KKBPK di Bulupasar Kediri, Ir Budi Yuwono : Mensukseskan Program KKBPK Tugas Seluruh Komponen

Sosialisasi KKBPK di Desa Bulupasar Kab Kediri berlangsung meriah.(Foto : Team BlitarTIMES)
Sosialisasi KKBPK di Desa Bulupasar Kab Kediri berlangsung meriah.(Foto : Team BlitarTIMES)

KEDIRITIMES, BLITAR – Anggota Komisi IX DPR RI Ir Budi Yuwono dan BKKBN Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Sosialisasi Advoksi dan KIE program KKBPK bersama Mitra Kerja di Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Kamis (21/3/2019).

Sosialisasi tersebut dihadiri langsung Anggota Komisi IX DPR RI Ir Budi Yuwono, Dinas PPKBP3A Kabupaten Kediri, serta Kabid KBKR BKKBN Provinsi Jatim Waluyo Ajeng Lukitowati beserta 200 orang masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Ir Budi Yuwono mengatakan, sosialisasi dan pelaksanaan program KB harus dilaksanakan secara terus menerus untuk pengendalian penduduk. Secara data, pelaksanaan KB khususnya di Jawa Timur sudah bagus. Ini merupakan indikasi bahwa kesadaran keluarga Indonesia tentang KB sudah bagus. Namun demikian, laju pertambahan penduduk yang rendah ini harus diimbangi dengan pembangunan manusia.

“Pemerintah merevitalisasi program KB dengan meluncurkan program KKPBK. Tujuannya meningkatan kualitas hidup masyarakat terutama di daerah pinggiran dan terpencil. KKBPK bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan, terbinanya peserta KB aktif, mengaplikasikan 8 fungsi keluarga, pendidikan anak, mencegah kenakalan remaja dan koordinasi lintas sektor,” ungkap Ir Budi.

Ditegaskan pula, menyukseskan program KKBPK bukan hanya melibatkan BKKBN dan Komisi IX DPR RI saja, namun juga melibatkan seluruh komponen mulai dari Dinas PPKBP3A, stakeholder dan masyarakat. KKBPK sambung Ir Budi, akan meningkatkan kualitas hidup masyarkat terutama masyarakat yang berada di daerah-daerah pinggiran, perbatasan, terpencil dan wilayah nelayan.

“Masalah kependudukan ini masalah penting. Sekarang menunda kelahiran saja tidak cukup, tapi perlu peningkatan kualitas SDM penduduk kita, karena 60% lulusan kita masih didominasi lulusan SLTA. Kualitas penduduk harus kita tingkatkan agar semakin berkualitas dan tak kalah dengan penduduk negara lain. Kunci peningkatan SDM itu program KKBPK ini salah satunya,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini Ir Budi kembali menyoroti kekurangan gizi yang disebabkan pernikahan di bawah umur. Dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk ikut serta mencegah pernikahan dini. Pernikahan yang belum cukup umur dapat menyebabkan stunting dan gizi buruk pada anak.

“Usia nikah ideal itu 21 untuk perempuan dan 25 untuk laki-laki. Selain usia sudah matang, juga organ reproduksi sudah sempurna. Usia 16 tahun organ reproduksi belum sempurna, bisa menyebabkan stunting, ini harus dicegah, selain pertumbuhan tidak sempurna juga generasi yang lahir tidak berkualitas,” tegas dia.

Narasumber dari BKKBN, Waluyo Ajeng Lukitowati, dalam paparannya menegaskan penduduk merupakan komponen paling penting dalam sebuah negara. Agar seimbang, penduduk harus dikendalikan dan diberdayakan. Mengendalikan dan memberdayakan penduduk yakni dengan program KKBPK.

“Penduduk Jawa Timur menjadi nomor dua di Indonesia dan Jawa Timur masih banyak ditemui daerah yang mengalami stunting.  Oleh karena itu kita harus punya inovasi agar keluarga kita sejahtera. Kita semua harus kerja keras untuk mensejahterakan keluarga dan mencegah stunting,” tandasnya.

Lebih dalam dia menyampaikan, di era saat ini inovasi dan kreativitas di bidang sosial ekonomi mutlak diperlukan untuk kesejahteraan keluarga. Disamping itu, kebijakan pemerintah turut andil dalam menyukseskan program KKBPK.

“Program KKBPK bersama mitra merupakan kegiatan yang strategis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan komitmen dan keterpaduan mitra kerja dalam melakukan advokasi dan KIE, meningkatkan dukungan dalam pergerakan Program KKBPK serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam ketahanan keluarga,” tandasnya.

Sosialisasi dimeriahkan dengan kesenian tradisional tari-tarian serta ditutup dengan doorprize, mulai dari handphone, kipas angin, setrika, televisi dan sepeda. Di kesempatan ini Ir Budi Yuwono juga memberikan bantuan sound system kepada Pemerintah Desa Bulupasar.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]kediritimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]kediritimes.com | marketing[at]kediritimes.com
Top