Menpora : Timnas U 23 Masih Memiliki Kans Lolos Ke Babak Selanjutnya

Menpora saat di wawancara awak media usai menjadi bintang tamu mata najwa. (eko Arif s /JatimTimes)
Menpora saat di wawancara awak media usai menjadi bintang tamu mata najwa. (eko Arif s /JatimTimes)

KEDIRITIMES – Pasca kekalahan menyakitkan 4-0  atas tim sepak bola  thailand dalam dalam kualifikasi piala AFC  U 23 2020.  

Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi memberi pesan kepada coach Indra Syafri untuk bisa memotivasi kembali semangat juang timnas  dalam menghadapi pertandingan selanjutnya melawan tuan ruam timnas Vietnam distadion My Dinh Hanaoi.

Imam Nahrawi mengaku, setelah kekalahan dari timnas Thailand  4-0 , dirinya langsung berkomunikasi dengan Indra Syafri membahas terkait hal itu. 

"Karena dipertandingan berikutnya saya sudah berkomunikasi dengan coach Indra Syafri agar semangat juang pemain kita bisa lebih dari mereka," terangnya ketika ditemui usai menjadi bintang tamu Mata Najwa di Gelanggang Olah Ragah Jaya Baya Kediri Sabtu (23/03/2019) malam.

Imam Nahrawi menilai timnas U -23 PSSI memiliki kans untuk lolos ke babak selanjutnya, karena masih memainkan dua pertandingan lagi yakni melawan Vietnam dan Brunai Darusallam. 

Ia berharap peluang ini, mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Marinus dan kawan kawan.

"Masih ada peluang, ada kesempatan baik menghadapi Vietnam dan Brunai Darusalam. Peluang ini jangan hilang begitu saja, harus dimanfaatkan dan kita harus memenangkan," Ujar pria kelahiran Bangkalan Madura Jawa Timur ini.  

Menurutnya kekalahan melawan timnas Thailand beberapa waktu lalu bisa dijadikan pembelajaran sekaligus pengalaman bagi timnas.

Ia menilai pola permainan Thailand ketika melawan timnas PSSI lebih matang dan mereka memaikan sepak bola dengan baik. 

"Kita belum balas gol begitu saja, Yang pasti ini pengalaman penting bagi coach Indra Syafri dan timnas U -23. Pola permainan Thailand saya kira mereka betul betul maksimal sungguh sungguh menampilkan yang terbaik. Ini momentum untuk bisa lolos ke Piala Asia," tutur dia.

Ke depan Imam Nahrawi mengiginkan, persiapan pembentukan Tim Nasional sepak bola Indonesia bisa dilakukan dalam jangka waktu panjang, sebelum mengikuti event dikancah Internasional.

Dengan persiapan pembentukan tim yang matang,pelatih sepenuhnya bisa melihat sekaligus mengevaluasi satu persatu pemainya. 

"Harus betul betul panjang, satu persatu pemain bisa kita lihat apa problem Induvidualnya," pungkasnya.

Pewarta : Eko Arif Setiono
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Kediri TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]kediritimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]kediritimes.com | marketing[at]kediritimes.com
Top