Wali Kota Kediri Ajak Perangi Dampak Buruk Globalisasi dari Masjid

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar memberikan sambutan saat safari ramadan di masjid Al-Khalid Kota Kediri. (eko Arif s /JatimTimes)
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar memberikan sambutan saat safari ramadan di masjid Al-Khalid Kota Kediri. (eko Arif s /JatimTimes)

KEDIRITIMES – Safari Ramadan kedua di tahun 2019, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar sambangi asjid Al Khalid Kelurahan Semampir Kecamatan Kota Kota Kediri, Kamis (16/05/19). Dia menyampaikan bahwa generasi muda perlu diberikan wadah untuk belajar agama agar memiliki kesalehan sosial. 

Mas Abu panggilan akrab Kamis (16/05/19) mengatakan bahwa safari ramadan di masjid Al Khalid ini membawa keteduhan bagi orang-orang yang berkunjung. Terbukti mulai dari anak-anak hingga orang dewasa terlihat betah berlama-lama di masjid ini untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif tentang keagamaan. Di Masjid ini beragam kegiatan rutin dilaksanakan seperti setiap Jumat ada makan bersama, buka bersama di bulan Ramadan, setiap seminggu sekali membagikan sembako untuk warga daerah sekitar yang kurang mampu dan sebagainya.  

“Semoga dengan adanya Masjid Al-Khalid ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dan bisa menjadikan masyarakat Kota Kediri khususnya masyarakat yang ada di Kelurahan Semampir menjadi masyarakat yang shaleh shalehah baik orang dewasanya maupun generasi muda penerus bangsa,” harapnya. 

Lebih lanjut orang nomor satu di Kota Kediri ini menyatakan bahwa generasi muda penerus bangsa ini juga harus diberikan wadah untuk belajar agama seperti di TPA/TPQ. Tujuannya agar bisa mencegah anak dari dampak buruk globalisasi seperti kenakalan remaja, narkoba, dan juga pergaulan bebas. Dengan dimasukkannya anak di TPA/TPQ dapat menjadikan anak memiliki tingkat keshalehan sosial yang baik. Selain itu TPA/TPQ ini bisa dikatakan juga sebagai tempat revolusi mental agar generasi penerus memiliki mental yang kuat, dan integritas yang baik pula.

“Saya senang sekali di masjid ini juga ada TPA/TPQ nya jadi anak muda diberikan wadah untuk belajar agama. Karena, TPA/TPQ ini adalah salah satu unsur yang dapat menshalehkan orang atau tempat untuk revolusi mental agar generasi penerus dapat bermental baik, integritas baik dan keshalehan sosialnya juga baik,” kata Abdullah Abu Bakar.

Tak lupa, selain anak muda yang harus diberikan wadah untuk belajar agama, dia juga memberikan pesan kepada para ibu-ibu di bulan ramadan ini untuk tidak belanja berlebihan. Kalau belanja sesuai dengan kebutuhan walaupun harga-harga kebutuhan pokok di Kota Kediri cenderung stabil di bulan ramadan kali ini.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kota Kediri memberikan dana hibah masjid kepada Takmir Masjid Baitussalam Ngadirejo, Pokmas Darussalam Ngadirejo, Pokmas Melati Ngadirejo, Takmir Mushola An-Nur Balowerti, dan Pokmas Anggrek Balowerti.

Turut hadir dalam acara ini Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah, Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Kediri Mohammad Fachrur Rozi, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Kediri, Ketua Takmir Masjid Al-khalid Slamet Pujiono dan remaja masjid Al-Khalid Kelurahan Semampir.

Pewarta : Eko Arif Setiono
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Kediri TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]kediritimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]kediritimes.com | marketing[at]kediritimes.com
Top