Akibat Pencemaran Lingkungan, Hewan-Hewan Ini Berubah Wujud Menjadi Aneh

Perubahan hewan karena pencemaran lingkungan (daftarpopuler)
Perubahan hewan karena pencemaran lingkungan (daftarpopuler)

KEDIRITIMES, MALANG – Pencemaran lingkungan saat ini memang sudah tidak dipungkiri banyak terjadi di berbagai belahan dunia. Hal itu disebabkan karena masih banyak orang yang tingkat kepeduliannya terhadap lingkungan masih rendah.

Akibat pencemaran tersebut, dampak-dampak negatif, seperti merebaknya wabah penyakit kerap kali terjadi dan menimpa masyarakat yang tinggal di lingkungan yang tercemar.

Selain menimpa manusia, dampak tercemarnya lingkungan juga berdampak pada hewan-hewan yang hidup di sekitarnya.  Hewan tersebut bisa saja mati akibat dari pencemaran lingkungan. Selain menyebabkan kematia, juga dapat merubah wujud hewan tersebut menjadi aneh.

Nah, mengenai hewan yang berubah bentuk menjadi aneh, akibat terjadinya pencemaran lingkungan, berikut ini MalangTIMES sajikan informasi sejumlah hewan yang mengalami perubahan bentuknya. Berikut bentuk -bentuk perubahan aneh akibat pencemaran lingkungan.

1. Banon Botak

Seekor babon betina yang terlihat di Karibia, Zimbabwe, terlihat sangat aneh. Sebab, Babon tersebut tidak seperti babon pada umumnya. Babon tersebut terlihat pada sekujur tubuhnya tidak memiliki bulu atau rambut sama sekali.

Bahkan moncong dari babon tersebut juga terlihat panjang menyerupai anjing. Selain itu, babon tersebut juga terlihat mencari makan hanya seorang diri tanpa dikerubuti oleh kawanan lainnya. Sepertinya, babon tersebut seperti sedang dikucilkan oleh kelompoknya.

Babon berukuran empat kaki tersebut, ditemukan pertama kali oleh seorang pendaki. Diduga kondisi yang dialami babon tersebut, akibat pencemaran atau limbah limbah pabrik yang ada di sekitar lokasi. bahkan dari laporan nasional geografik,  Zimbabwe merupakan negara yang memiliki tingkat polusi udara mematikan.

dan mengenai polusi udara ada informasi yang menyebutkan jika polusi udara dapat menyebabkan kerontokan pada rambut hingga bisa mengalami kebotakan.

2. Anjing Biru

Seekor anjing dengan tubuh berwarna biru ditemukan di kawasan Mumbai, India. Warna biru tersebut, diduga disebabkan karena limbah warna biru yang dibuang ke sungai tempat anjing-anjing biasa berenang.

National Geographic menyebut, meskipun terdapat perubahan warna biru pada tubuh anjing, namun hal tersebut tidak merusak kondisi pada tubuhnya. Dan setelah anjing tersebut coba dibersihkan oleh tim peneliti, ternyata warna anjing tersebut bisa kembali seperti semula. Tidak seperti yang dibayangkan terjadi kelainan gen.

3. Penyu berbentuk angka delapan

Sampah manusia yang dibuang secara sembarangan, tentunya akan menimbulkan banyak dampak-dampak negatif, baik itu bagi manusia ataupun untuk hewan. Seperti yang dialami oleh seekor penyu ini.

Siapa sangka seekor penyu mengalami perubahan bentuk yang cukup mengejutkan nyaris berbentuk seperti angka delapan. Hal tersebut disebabkan karena penyu tersebut, terjerat oleh sebuah kaleng plastik yang memang dibuang oleh seseorang di habitat penyu tersebut hidup.

4. Katak Transparan

Mutasi adalah perempuan yang terjadi pada tingkat gen atau kromosom. Dan mutan mutan dalam film x-men nampaknya merupakan contoh fiktifnya. Namun dalam dunia nyata nampaknya hal tersebut bukanlah isapan jempol.

Contohnya seperti katak transparan ini. 60 kata yang ditemukan di Krasnoyarsk, Rusia, ditemukan dengan kondisi transparan. Katak-katak tersebut ditemukan dalam hidup. Bahkan karena bentuknya yang transparan organ organ dalam katak tersebut bisa terlihat termasuk detak jantung dari kata tersebut juga bisa dilihat.

Menurut salah seorang peneliti di Rusia, perubahan itu karena terjadi polusi lingkungan yang menyebabkan kelainan pigmen pada katak tersebut. Diduga kata-kata tersebut terkontaminasi polusi saat masih menjadi sebuah telur.

5. Hewan laut bercangkang sampah

kepiting udang keong akan selalu mengganti cangkangnya ketika tubuhnya bertumbuh menjadi besar. Mereka akan menempati cangkang yang lebih besar yang ia temukan di laut.

Namun karena saat ini di laut juga banyak sampah, akhirnya keong kepiting maupun udang tersebut sulit untuk membedakan antara sampah dengan cangkang yang sebenarnya. Akibatnya sempat ditemukan seekor keong bercangkang sampah.

Mulai dari keong bercangkang gelas, keong  bercangkang botol, keong bercangkang tutup botol. Melihat hal itu memang cukup miris.

6. Beruang Kurus

Sebuah video yang beredar di YouTube sempat memperlihatkan seekor beruang yang nampak kurus. Diketahui beruang tersebut berada di kebun binatang Singkawang. Saat beruang tersebut berdiri nampak dari tulang-tulang perutnya terlihat menonjol.

Kemudian ada satu video lagi yang memperlihatkan seekor beruang kutub yang nampak kurus dan tak bertenaga. Beruang tersebut berada di Kepulauan Baffin wilayah utara Kanada.

Informasinya, beruang tersebut mengalami kondisi yang mengenaskan karena mengalami perubahan iklim yang ekstrim. Perubahan iklim yang diakibatkan oleh pemanasan global sangat berdampak pada beruang kutub.

Hamparan es yang menciut, gletzer es yang meleleh, menyulitkan berubah kutub untuk berburu mangsa. Untuk mendapatkan makanan, beruang kutub harus berjalan dan berenang ribuan kilo mencari makanan yang belum pasti bisa mereka dapatkan. Dan hal inilah yang membuat mereka menjadi kurus.

Nah bagaimana sobat MalangTIMES, tidak prihatin kah kalian melihat kondisi kondisi hewan di sekitar kita ?. Lalu Apakah kalian juga akan membuang sampah sembarangan?

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : A Yahya
Publisher :
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]kediritimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]kediritimes.com | marketing[at]kediritimes.com
Top