Komunitas Peternak Kediri Berharap Jembatan Antara Peternak dengan Pemerintah untuk Stabilisasi Harga Ayam

Komunitas Peternak Kediri Berharap Sebuah Jembatan Antara Peternak Kepada Pemerintah Untuk Menstabilkan Harga Ayam Dipasar. Foto (Bambang Setioko/JatimTIMES)
Komunitas Peternak Kediri Berharap Sebuah Jembatan Antara Peternak Kepada Pemerintah Untuk Menstabilkan Harga Ayam Dipasar. Foto (Bambang Setioko/JatimTIMES)

KEDIRITIMES – Peternak ayam boiler (ayam potong) di wilayah Kediri menggelar silaturahmi di aula Podomoro Office, Jalan Sumber Gundi, Desa Tanjung, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Minggu (7/07/2019). 

Selain sebagai ajang silaturahmi dalam kegiatan ini sekaligus pembentukan organisasi komunitas peternak ayam broiler di Kediri sebagai wadah berkumpul dan berbagi sesama peternak broiler.

Kegiatan yang dihadiri 60 peternak dari wilayah Kediri, Blitar, Nganjuk dan Tuban ini juga membahas seputar peternakan, terutama pada pakan ayam broiler dan sharing tentang permasalahan peternak di lapangan dengan pemateri Moh Riyanto AMP dan drh Nala Niamal A.S.kh (Owner dan Animal Healt Podomoro Feedmill).

"Acara silaturahmi ini merupakan ajang bertemunya para peternak ayam broiler kediri, dengan maksud sebagai wadah para peternak tentang kendala-kendala apa saja yang dialami, supaya bisa mendapatkan solusi dari para peternak-peternak yang lainnya. Sekaligus saling membantu para peternak dalam mengatasi masalah dari potensi-potensi yang dimiliki oleh para peternak, serta membantu memaksimalkan hasil panen para peternak" kata drh Arif Dahono, selaku ketua panitia dan ketua komunitas Rabu, (10/07/2019).

Selain itu para peternak juga berharap ada sebuah jembatan dari peternak kepada pemerintah untuk dapat menstabilkan harga ayam dipasar, supaya seperti kejadian anjloknya harga ayam dari kendang seperti yang baru-baru saat ini terjadi tidak terulang kembali.

"Anjloknya harga ayam berdampak kerugian ratusan juta terhadap para peternak. Hal ini akhirnya membuat para peternak terdorong membentuk sebuah komunitas peternak ayam broiler khususnya diwilayah kediri" tambah drh Arif.

Di tengah acara silaturahmi para peternak juga mendapat penyampaian materi tentang peternakan, seperti tentang pemberian pakan ayam supaya hasil ternak bisa maksimal, materi ini disampaikan langsung dari Owner dan Animal Healt dari Podomoro.

"Materi ini sengaja diberikan supaya para peternak mengerti tentang kandungan-kandungan nutrisi pakan yang harus diberikan pada ayam, mulai dari DOC ( day old chick) sampai masa panen" papar drh Arif.

Hasil dari acara ini, terbentuknya sebuah komunitas para peternak ayam broiler kediri dengan nama “KOMUNITAS PETERNAK KEDIRI”, dengan struktur Ketua komunitas : drh. Arif Dahono, sekretaris : drh. Nala Niamal A.S.kh, Bendahara : wahyu, dan ada beberapa koordinator wilayah.

Ke depan para peternak memutuskan untuk menjadwalkan kopdar peternak 3 bulan sekali. Supaya dari 3 bulan tersebut mereka bisa berbagi pengalaman pada masa ternak hingga panen.

"Harapan dari acara ini, pembentukan komunitas ini bisa berdampak positif bagi para peternak, dan bisa membantu para peternak dalam mengatasi permasalah, dari masalah peternakan, kandang, pakan, hingga penjualan" tukas Arif.

Pewarta : Bambang Setioko Kediri TIMES
Editor : Heryanto
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Kediri TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]kediritimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]kediritimes.com | marketing[at]kediritimes.com
Top