Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar saat melepas para atlet yang akan berlaga di Porprov. (eko Arif s /JatimTimes)

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar saat melepas para atlet yang akan berlaga di Porprov. (eko Arif s /JatimTimes)



 Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar menargetkan Kontingen Kota Kediri yang akan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim VI tahun 2019 mampu naik ke peringkat dua. 

Hal itu disampaikannya saat Pengukuhan dan Pelepasan Kontingen Kota Kediri, bertempat di Ruang Joyoboyo Balaikota Kediri, Senin (1/7/19).

Dalam kesempatan ini, Abdullah Abu Bakar juga berpesan agar atlet-atlet yang akan berlaga terus membawa nama baik Kota Kediri dan menjunjung tinggi sportivitas. 

“Di sana adik-adik membawa nama Kota Kediri untuk itu saya berpesan jangan main curang. Karena kita dilahirkan sebagai pemenang,” pesan Walikota yang akrab disapa Mas Abu ini.

Walikota muda berusia 39 tahun ini menambahkan bahwa Kota Kediri memiliki semangat untuk mencetak atlet-atlet berbakat.

“Kita bersungguh-sungguh mencetak atlet-atlet untuk kita sajikan kepada provinsi setelah itu ketingkat nasional dan membawa nama baik Bangsa Indonesia. Jadi tidak saling bajak-membajak dari daerah lain. Karena Kota Kediri banyak mencetak atlet," imbuhnya.

Mas Abu juga menghimbau kepada pelatih agar meningkatkan kualitas latihan untuk para atlet.

"Ilmu itu selalu berkembang. Kalau dulu latihannya gitu-gitu aja sekarang diubah bisa dengan lihat youtube. Semua bisa dipelajari bagaimana cara atlet-atlet dunia itu berlatih," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Kediri Heru Marwanto mengungkapkan bahwa Kontingen Kota Kediri berjumlah 376 terdiri dari atlet dan pelatih yang mewakili 30 cabor dari 40 cabor yang dipertandingkan di Porprov. 

Di tahun ini ada dua cabor yang baru diiikuti oleh Kota Kediri yakni pentaque dan muay thai.

Heru Marwanto juga menjelaskan ada beberapa tantangan yang dihadapi dalam mengikuti Prorprov tahun ini. 

Salah satunya, masing-masing daerah juga sudah berlomba untuk meningkatkan prestasinya. 

Di sisi lain penyelenggaraan akomodasi dan transportasi juga diserahkan sepenuhnya kepada daerah masing-masing. Sehingga tidak lagi ditangani oleh KONI Jawa Timur. 

“Namun ini tidak mengecilkan langkah. Kita berharap bahwa kontingen Porprov Jatim keenam ini tetap bertekad untuk meraih tiga besar,” ujarnya.

Seperti diketahui Porprov Jatim VI tahun 2019 ini diselenggarakan mulai tanggal 6-13 Juli 2019. 

Porprov ini diselenggarakan di empat daerah, yakni, Gresik, Lamongan, Bojonegoro dan Tuban.

Hadir dalam kegiatan ini Forkopimda Kota Kediri dan pengurus KONI Kota Kediri.


End of content

No more pages to load