Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar bersama Forkopimda dan ribuan pelajar di Kota Kediri mengarak bendera berukuran raksasa. (eko Arif s /JatimTimes)

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar bersama Forkopimda dan ribuan pelajar di Kota Kediri mengarak bendera berukuran raksasa. (eko Arif s /JatimTimes)



Selomangleng,  16/8/19) siang.

Jelang Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-74, lebih dari 2.000 peserta mengarak bendera berukuran 30x60 meter dari depan Balai Kota Kediri Jl.Basuki Rachmad menuju kawasan Goa Selomangleng, Jumat (16/8/19) siang.

Peserta kirab bendera ini terdiri dari Paskibra Kota Kediri, komunitas dan organisasi kepemudaan Kota Kediri yang meliputi pencinta alam, PMR SMP/S MA/SMK/MA, santri pondok pesantren se-Kota Kediri, komunitas motor dan mobil, serta kesenian Barongsai Klenteng Tri Dharma Tjoe Hwie Kiong Kota Kediri.

Mengawali sambutannya Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengucapkan terima kasih kepada para pemuda sehingga kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahunnya. Bahkan kegiatan ini juga dijadikan contoh daerah lain. "Saya ucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya karena kegiatan ini bisa terlaksana atas inisiasi dari pemuda di Kota Kediri. Alhamdulillah kegiatan ini dicontoh kota lain. Tetapi tidak apa-apa karena kita yang mengawalinya," ujarnya.

Pria yang akrab disapa Mas Abu ini mengatakan bendera tersebut akan dikirab menuju Gunung Klotok. Dan besok pagi akan dikibarkan. "Besok kita akan melihat bersama-sama bendera ini akan berkibar di atas Gunung Klotok. Tentu ini bukan perjuangan yang ringan. Ini hal yang luar biasa dan tentu membanggakan kita semua," ungkapnya.

Mas Abu menambahkan melalui kegiatan ini pemuda mewarisi nilai-nilai para pejuang. Karena para pemuda mau berpanas-panasan dan mencurahkan seluruh tenaganya untuk mengibarkan bendera. "Saya doakan ini menjadi amal saleh dan mudah-mudahan mengobarkan semangat menjaga keutuhan NKRI," imbuhnya.

Terakhir wali kota muda ini berpesan agar para peserta kirab bendera tetap mematuhi peraturan lalu lintas yang ada. "Karena akan melewati jalur yang panjang patuhi peraturan lalu lintas. Euforia ini boleh tapi tetap beri jalan bagi pengguna jalan lainnya," pesannya.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Kediri Lilik Muhibbah, Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu, Forkopimda Kota Kediri, Ketua KNPI Kota Kediri Reza Darmawan, perwakilan LVRI, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Kediri, Camat dan tokoh agama.


End of content

No more pages to load