Suasana pembukaan Grebeg Suro di Ponorogo.  (Foto: Bambang Setioko/JatimTIMES)

Suasana pembukaan Grebeg Suro di Ponorogo. (Foto: Bambang Setioko/JatimTIMES)



Perayaan Grebeg Suro dan Festival Budaya Bumi Reyog Platform Indonesiana Kabupaten Ponorogo resmi dibuka Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni. Pembukaan kegiatan yang dimulai tanggal 21-31 Agustus 2019 itu ditandai dengan penyerahan jaran kepang kepada penari jathil oleh Ipong yang didampingi istri, Rabu (21/08/2019) malam.

Festival Budaya Bumi Reyog ini juga sekaligus dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-532 Kabupaten Ponorogo. Selain festival reyog nasional, ada beragam kegiatan lain seperti festival reyog mini, kirab pusaka, larung sesaji di Telaga Ngebel, dan bedol pusaka.

Dalam sambutannya, Ipong mengatakan perayaan Grebeg Suro di Ponorogo kini menjadi acara yang paling disukai oleh generasi milenial di Jawa Timur. "Grebeg Suro di Ponorogo sekarang masuk top nine, paling disukai kalangan milenial di Jawa Timur maupun Indonesia," ujar bupati disambut tepuk tangan tamu undangan.

Ipong juga menuturkan, perayaan Grebeg Suro dalam perayaan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo selalu mengedepankan kesenian khas Ponorogo. Grebeg Suro bagi masyarakat umum identik dengan Festival Nasional Reyog Ponorogo. 

"Reyog sudah menjadi trade mark masyarakat Ponorogo. Sudah semestinya jika masyarakat Ponorogo bangga dan melestarikannya," tambah Ipong. "Tahun ini Festival Nasional Reyog Ponorogo diikuti 34 peserta dari seluruh Indonesia" lanjut Ipong.

Ipong juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh sesepuh dan pinisepuh penggiat reyog di Kabupaten Ponorogo maupun di luar Ponorogo atas sumbangsihnya menjadikan kesenian khas Bumi Wengker tetap eksis dan lestari.

Hadir dalam pembukaan Festival Budaya Ponorogo 2019 itu, perwakilan Ditjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, komandan Lanud Iswahyudi, wali kota dan bupati se-Bakorwil Madiun, Forkopimda Ponorogo, seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo, para camat, kepala desa dan ribuan warga masyarakat Ponorogo.


End of content

No more pages to load