Dalam Satu Bulan, Satresnarkoba Polres Kediri Amankan 21 Pengedar LL dan Sabu-sabu. (Foto: Bambang Setioko/JatimTIMES)

Dalam Satu Bulan, Satresnarkoba Polres Kediri Amankan 21 Pengedar LL dan Sabu-sabu. (Foto: Bambang Setioko/JatimTIMES)



Satresnarkoba Polres Kediri terus melakukan upaya pemberantasan narkotika dan obat keras. Dalam satu bulan Oktober 2019, Satresnarkoba Polres Kediri berhasil 19 kasus peredaran obat keras jenis pil dobel l dan narkotika jenis sabu-sabu.

Dari 19 kasus tersebut, petugas kepolisian mengamankan 21 orang tersangka. Mereka terdiri dari 15 pelaku peredaran obat keras dan 6 orang pelaku peredaran narkotika. Senentara barang bukti yang diamankan yaitu 1.199 butir pil dobel l dan 36,33 gram sabu-sabu.

Bukan tanpa alasan mengapa Satresnakoba Polres Kediri terus melakukan upaya pemberantasan narkotika dan obat keras. Pasalnya masih banyak penyalahgunaan narkotika dan obat keras di wilayah hukum Kabupaten Kediri. Selain itu juga untuk mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar.

“Selama satu bulan ini kita amankan 21 orang tersangka peredaran narkotika dan obat keras. Satu orang tersangka masih dibawah umur,” tegas Kasat Narkoba Polres Kediri,” ungkap Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal S.I.K.

Selain mengamankan 21 orang tersangka, Polisi juga mengamankan berbagai barang bukti. Diantaranya 1.199 butir pil dobel l; 36,33 gram sabu-sabu; 190 butir pil atarax; 21 buah ponsel berbagai merek dan barang bukti lainnya seperti alat hisap sabu-sabu.

AKBP Roni menambahkan berbagai upaya terus dilakukan Polres Kediri untuk menekan peredaran narkotika dan obat keras. Petugas melakukan sosialisasi kepada para pelajar dan masyarakat akan bahaya akibat penyalahgunaan narkotika dan obat keras.

"Kita lakukan langkah-langkah pencegahan seperti melakukan sosialisasi kepada para pelajar dan masyarakat," ungkap AKBP Roni. 

Berikut data Ungkap Kasus Oleh Satresnarkoba Polres Kediri Selama Oktober 2019:

Jumlah ungkap sebanyak 19 kasus dengan 
Jumlah tersangka sebanyak 21 Orang. Dari jumlah tersebut, kasus narkoba 6 kasus dengan 6 tersangka. Obat keras 13 kasus dengan 15 tersangka. Dari jumlah itu, barang bukti yang diamankan sabu-sabu sebanyak 32,33 gram, pil dobel L sebanyak 1.199 butir, pil antara 190 butir,  handphone, uang tunai dan sejumlah barang bukti lainnya. 


End of content

No more pages to load