Posko covid-19 Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito, Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)
Posko covid-19 Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito, Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

Pasien positif covid-19 di Jombang bertambah 11 orang menjadi 62 kasus secara kumulatif. 

Sebelas kasus baru ini, sepuluh di antaranya merupakan warga Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito, Jombang.

Baca Juga : Sempat Dirawat Lima Hari, Pasien OTG Positif Covid-19 Meninggal Dunia

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno menyampaikan, hasil swab yang keluar pada Senin (1/6) kemarin, ada penambahan 11 orang positif Covid-19. 

Dari 11 kasus baru itu, 10 di antaranya merupakan warga di Kecamatan Sumobito yang sudah dikarantina selama beberapa waktu terakhir.

Dari 62 pasien Covid-19 di Jombang, lanjut Budi, ada sebanyak 17 orang menjalani isolasi mandiri.

Sementara itu, 37 orang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit, yakni 16 di RSUD Jombang, 17 di RSUD Ploso, 2 di RSK Mojowaro Jombang, 1 RS Royal Surabaya dan 1 RS Husada Utama Surabaya. 

Sisanya, ada 6 pasien sudah dinyatakan sembuh dan 2 pasien meninggal dunia.

"Secara kumulatif untuk pasien terkonfirmasi sampai dengan hari ini sebanyak 62 orang dari yang sebelumnya sebanyak 51 orang. Artinya untuk hari ini ada penambahan 11 pasien terkonfirmasi dengan rincian 10 orang dari Kecamatan Sumobito dan 1 orang dari Kecamatan Ngoro," ujar Budi melalui keterangan persnya, Selasa (2/6).

Rupanya, tambahan kasus positif 10 orang di Kecamatan Sumobito tersebut berasal dari satu desa yang sama yaitu Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito. 

Hal tersebut diungkapkan Koordinator Penanganan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang dr Pudji Umbaran.

Ia mengatakan, ada 13 spesimen dari Desa Plosokerep yang diuji swab oleh pihak RSUD Jombang beberapa waktu lalu. 

Hasil swab keluar, 10 orang dengan hasil positif Covid-19 pada Senin (1/6) siang. 

Baca Juga : Jual Sayur di Pasar Peterongan, Satu Keluarga di Jombang Positif Covid-19

"Kita sudah melakukan swab terhadap 13 orang yang kemarin kontak erat (dengan pasien positif di Desa Plosokerep, red) dan hasil rapid tes reaktif. Kabarnya bahwa sudah mulai keluar 10 orang di antaranya positif Covid-19," ungkap Pudji.

Dengan bertambahnya 10 warga Desa Plosokerep yang dinyatakan positif Covid-19, maka total ada 15 kasus positif di desa tersebut. 

5 orang yang sebelumnya sudah dinyatakan positif adalah pria 43 tahun dan istrinya yang berusia 40 tahun, kemudian pemuda usia 28 tahun yang bekerja di pabrik Mojokerto, serta pria 60 tahun dan pria usia 52 tahun.

Diberitakan sebelumnya, Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito merupakan satu-satunya desa di Jombang yang diberlakukan karantina wilayah. 

Pasalnya, di desa tersebut angka kemunculan kasus Covid-19 yang dinilai cukup tinggi.

Karantina wilayah di Desa Plosokerep dilakukan terhadap warga di satu RT yang dihuni oleh 144 orang.